Fikri Faqih Kenang Sosok KH Hilmi Sebagai Syeikh Tarbiyah

KH. Hilmi Aminuddin

Pendiri sekaligus mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), KH Hilmi Aminuddin, wafat pada penghujung bulan Juni lalu. Di usianya yang tutup pada 72 tahun, sosok KH Hilmi dikenang memiliki sejumlah kontribusi besar bagi perkembangan partai Islam di dunia politik.

Dibalik jihad politiknya itu, beliau juga dinilai sebagai kiai yang telaten dan teliti dalam pendidikan, terutama dalam kaderisasi partai.

Anggota DPR dari Fraksi PKS Abdul Fikri Faqih mengungkapkan almarhum dikenal sebagai “Syaikhut Tarbiyah” atau Ulama Pendidikan. Hilmi dikenal tak bosan menuangkan asupan ilmu agama kepada para kader PKS yang ditujukan agar menjadi rambu-rambu aktivitas berpolitik sehingga partai besutannya itu diperhitungkan di negeri ini.

“Ustadz Hilmi ini pencetak kader, maka dijuluki Syekhut tarbiyah. Bagi ummat, sosok ini adalah penggerak semangat juang sehingga semangat merealisasikan keyakinan ini jadi marak di semua kalangan,” kata Fikri kepada TeropongSenayan, Jumat, 3 Juli 2020 lalu.

Bagi Fikri, almarhum KH Hilmi juga merupakan sosok yang paripurna karena memiliki karakter ideal seperti tutur yang bermakna nasehat. Menurutnya, Hilmi selalu memberi nasehat bagi yang membutuhkan.

“Beliau itu penasehat yang sangat baik. Tak heran bila kita berkunjung ke kediaman beliau selalu tidak sepi tamu, baik perorangan maupun kelompok yang minta nasehat,” kenangnya.

Kendati begitu, perihal dakwah mendiang Hilmi juga dikenal sebagai pribadi yang tegas. Fikri bertutur ia tak segan memberi peringatan keras jika dalam berdakwah didapati para kadernya bermental lemah saat menghadapi peristiwa yang dinilai amoral.

“Dahulu ketika kita takut menghadapi kebatilan yang merajalela, maka beliau mencambuk kita agar tidak lemah menghadapi segala risiko dakwah (agar) menjadi kebaikan bersama,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR ini.

Legislator asal Tegal ini mengatakan KH Hilmi merupakan ulama yang dermawan. Meski bukan seorang milyarder, namun ketika ada kendala materi yang melilit para kader dakwah begitupun masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan, Hilmi tak hanya mengandalkan kata-kata atau pun doa sebagai penawarnya, tapi ia juga ikut turun memberi bantuan.

“Bagi Indonesia, beliau ini aset bangsa yang mengajak kelompok yang ekstrim sekalipun, untuk mau menerima sistem demokrasi yang berlaku di negeri ini untuk berpartisipasi bersama membangun NKRI. Sehingga beliau lah yang membidani lahirnya PK yang kemudian menjadi PKS,” kata Fikri.

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
adminfikri

adminfikri

Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah IX (Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes)

Leave a Replay