REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih berharap publik tidak memberikan tekanan kepada pelari muda Lalu Muhammad Zohri di ajang Asian Games 2018 nanti. Menurut Fikri, Zohri akan dihadapkan dengan lawan-lawan berat yang merupakan pelari senior dari berbagai negara di Asia.
“Kita harus tahu, kalau ada yang punya prestasi lebih hebat dari Lalu Zohri di Asian Games,” kata Fikri kepada Republika.co.id, Rabu (1/8).
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut ada pelari dari tim lawan yang punya catatan waktu lebih baik dari Zohri. Zohri mencatatkan waktu sekitar 10 detik saat menjadi yang tercepat di Kejuaraan Dunia U-20 di Finlandia Juli kemarin. Sementara, ada pelari negara peserta Asian Games yang punya catatan waktu 9 detik.
Juara dunia lari 100 meter U-20 asal NTB, Indonesia Lalu Muhammad Zohri berpose dengan medali emasnya di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (27/7).
Fikri tidak bermaksud untuk membuat Zohri pesimistis. Ia ingin pelari 100 meter asal Lombok itu giat berlatih untuk terus meningkatkan catatan waktu. Selain itu, Anggota DPR dari Dapil IX Jawa Tengah itu meminta kepada pelatih tim atletik dan tim cabor lainnya agar jeli melihat kemampuan atlet.
Pelatih, kata Fikri, harus menurunkan atlet yang tepat di nomor tertentu agar peluang untuk medali kian terbuka lebar. “Kita harus memilah, pelari ini cocok di estafet misalnya. Atau si ini cocok di nomor ini. Biar kemampuan terbaik atlet itu keluar,” jelas dia.
Sumber : Republika Online


